Adanya perubahan pola hidup masyarakat yang makin modern yang disebut Sedentary lifestyle ditandai dengan minimnya aktivitas fisik dan banyaknya waktu yang dihabiskan dalam posisi duduk atau berbaring, menjadikan masyarakat lebih nyaman didalam rumah serta lingkungan perkotaan yang mendukung perilaku modern dengan akses lebih mudah membuat masyarakat enggan melakukan aktivitas fisik dengan jenis latihan fisik dan olahraga.
Sejalan dengan hasil survei mawas diri tahun 2022 akhir, menunjukkan hasil keluarga melakukan aktifitas fisik secara rutin mengalami penurunan dengan rata-rata yaitu sebesar 59.5% di wilayah kerja Puskesmas Ngaglik I. Maka untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut, dilakukan intervensi kegiatan gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS).